Search This Blog

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Translate

Tuesday, April 5, 2016

IBADAT JUMAAT AGUNG DI KATEDRAL ST. MARY SANDAKAN

Artikel oleh Dalius LL 
Foto oleh Leonard CS

Sandakan: Lebih daripada 2000 umat Katolik memenuhi Katedral St. Mary pada ibadat Jumaat Agung pada jam 1.30 tengahari, 25hb Mac 2016 yang diselebrankan oleh Rev. Fr. Stanley William Matakim di dalam Bahasa Malaysia. Perayaan di Gereja Katedral diawali dengan prosesi Jalan Salib yang dijalankan sebelah pagi bermula jam 9.00 pagi di perkarangan gereja dan diakhiri di stesyen 14 di perkarangan Pusat Keuskupan Sandakan. Hari ini merupakan perayaan penting untuk umat Katolik mengenang dan merenungkan peristiwa kesengsaraan Yesus saat akan disalib sehinggalah kepada saat kematian-Nya.
Diantara homilinya, Fr. Stanley menyatakan Jumaat agung adalah peringatan, penderitaan dan wafatnya Yesus di atas kayu salib. Yesus sebagai manusia melalui semua penderitaan ini dan menanggung hukuman yang berat dan mati di kayu salib sebagai seorang penjenayah. Apabila Yesus berteriak, Allahku….Allahku, mengapa Engkau tinggalkan aku, sehinggalah pernyatakan “Selesailah sudah”. Ungkapan ini tidak boleh disamakan sebagai tamat atau ‘the end’ kerana maksud Yesus adalah bererti segala ujian yang harus dilaksanakan Yesus sudah diselesaikan dan dikembalikan kepada Allah. 

Kita sebagai seorang yang berdosa sepatutnya menanggung hukuman dan penderitaan tetapi semuanya telah ditanggung dan ditebus oleh Tuhan Yesus sendiri. Oleh itu pada hari ini kita memperingati kesengsaraan Tuhan Yesus. Berdoalah agar kita berusaha untuk tidak melakukan kesalahan lagi, mohonlah campurtangan Roh Kudus agar dapat membebaskan kita dari sikap-sikap yang tidak baik.
Setelah selesai liturgi sabda, ibadat dilanjutkan dengan penghormatan salib. Salib yang telah menjadi simbol telah dijadikan Tuhan sebagai tanda kemenangan terhadap maut dan kuasa dosa. Pada upacara penghormatan salib, Fr. Stanley membawa salib daripada pintu hadapan gereja sehingga ke altar, sambil membuka selubung salib dan menunjukkannya kepada umat sambil menyatakan, “Lihatlah kayu salib tempat penyelamat dunia bergantung” dan disahut umat “Marilah kita sembah”. 
Bahagian terakhir dari Ibadat Jumaat Agung adalah komuni suci sebagai pemakluman atas wafat Kristus, dan ibadat diakhiri dengan doa penutup tanpa berkat.
Selanjutnya umat secara peribadi melakukan penghormatan salib melalui tindakan mencium atau memberi kucupan pada salib Kristus dengan penuh iman dan cinta kasih. Ibadat Jumaat Agung dalam bahasa Inggeris menyusul diselebrankan juga oleh Fr. Stanley pada jam 5.00 petang. Manakala itu, Ibadat Jumaat Agung dalam Bahasa Cina diadakan di Gereja St. Joseph yang diselebrankan oleh Fr. Sunny Chung pada jam 3.00 petang.

No comments:

Post a Comment

Solemn Charge ~ Year of Faith - Read the Catechism Of the Catholic Church in a Year

Gadget

This content is not yet available over encrypted connections.

Mengikuti Jejak Kristus

Mengetahui dan Mengasihi iman Katolik

CATHOLIC APOLOGETICS

New Advent