Search This Blog

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Translate

Wednesday, November 29, 2017

The Beauty of Kindergarten

By Julita Kantod

Tawau: The Holy Trinity Kindergarten holds their yearly graduation day on Saturday, 18th November 2017 where some 400, including parents and family members of the Kindergarten children, attended the event beginning from 7.30 to 11.30 in the morning.
The theme for this year's event is “The Beauty of Kindergarten”  whereby some  93 pupils, aged 6-years old, joyfully received their certificate upon completing their preschool education at Holy Trinity Parish Hall.
The ceremony began with a prayer in Bahasa Malaysia led by a Catholic student.
Sr. Mary Julita Joseph, the In charge of Holy Trinity Kindergarten, expressed her gratitude and thanks for the valuable participation of parents by witnessing the success of their children who completed their early education. “Coming together and witnessing the graduation event for your children is part of the love and concern you show to your children, a gesture which helps develop their confidence and self- esteem,” she said. She also thanked all the support and assistance received from the parents who put their trust in sending their children to the Kindergarten. As per record, Holy Trinity Kindergarten reached its 93 years of existence since 1924 producing good and better students preparatory to a higher education.
A few invited guests were present, including Mr Renaldo Delos Santos, the chairman of the Board of Governors for Holy Trinity Kindergarten Tawau, with his team, Mr Boney Joumil, the Parent Teachers Association (PIBG /PTA) Chairperson and St. Patrick Kindergarten Principal.
Mr Boney also thanked everyone for the support shown by the teachers and also the parents in making the event successfully organized.
Mr Renaldo shared his views on the importance of Preschool education in preparing them to face the growing challenges in terms of educational opportunities. He stressed also that a good education cannot be denied and pre-school education is one of the opportunities provided by both the government and the private sector to be available to everyone.
Early education not only stresses on learning the subject taught but also about learning how to interact socially at the very early stage. This is also where the children learn how to be in communion with other people with various backgrounds. Most of all, they learn the basic moral values in their tender years.

Besides the presentation of certificate, all other pupils from year 4 and 5 had presented their dancing presentation beautifully. The presentation of gifts to those who have won in the earlier competition such as colouring and drawing competition, English and Bahasa Malaysia reading competition and the best attendance of the year added to the excitement of everyone. 
The program then ended at 11.30 in the morning to greet the long-awaited school holiday for children.

Tuesday, November 28, 2017

RECEIVE THE HOLY SPIRIT AND BE FRUITFUL

By Julita Kantod

Holy Trinity Parish Tawau: Some 130 candidates received the Sacrament of Confirmation on the 19th November 2017 during Bahasa Malaysia Eucharistic celebration. The Eucharistic celebration was presided by His Lordship Rev. Bishop Julius Dusin Gitom and concelebrated with Msgr. Nicholas Ong at 9 in the morning.
These confirmands are from various classes and also from the Outstation parishioners as follows:  17 from the English class, 11 from the Chinese, 28 from the Bahasa and 74 from the outstation respectively. 
A week earlier, the candidates attended a recollection along with their sponsors and their parents in preparation for receiving the Sacrament.
In his homily, his prelate expounded on the Gospel of Mathew 25: 14-30 regarding the Parable of the Talent. "The Gospel tells of talents. The Holy Spirit is the gift you will receive today.  The gospel of Mathew reminds us all, and especially to the candidates, that the Spirit of God is always with you, whether you realize or not its presence.
The Holy Spirit is your advocate in times of confusion, dilemma or any kind of temptation. He will guide and lead you in choosing the right decision or inspire you with wisdom. All these gifts are a free gift that is given to you. Therefore, do not hide your talents; share your expertise and insights with others because that is, the fruit of the Holy Spirit which dwells within you. Do not be afraid of your talents, but just share it, and develop your talents by serving your family, the community and the church. Do not let that little thing you have to be taken back for remaining futile "he said.
His prelate ended his homily with an encouraging message to the congregation to live up their faith and pray to the Holy Spirit for wisdom, strength and affirmation in serving the church and one another. Indeed, developing the gift of the Holy Spirit will nourish the lives of the faithful.
After the Eucharist, all confirmands proceeded to the Parish Hall for lunch together with their parents and sponsors.

Tuesday, November 21, 2017

PROGRAM TIM DYA 'TURUN PADANG'

KEUSKUPAN SANDAKAN - Setiap tahun Tim Komisi Kerasulan Belia Keuskupan Sandakan akan mengadakan program 'turun padang' sekali dalam setahun untuk melawat,  mengadakan program dan beramah mesra dengan para belia setempat. Lawatan ini merupakan satu program kerjasama dengan Tim Kerasulan Belia Paroki diseluruh Keuskupan Sandakan termasuk Misi Paitan.

Pada tahun ini, program 'turun padang' mempunyai misi yang penting iaitu membantu Bapa Suci Paus Fransiskus untuk mengumpul seberapa banyak suara-suara para belia menerusi pengisian borang soal selidik melalui pautan archkl.org/talk2francismy. Suara - suara belia ini akan dikumpulkan bersama dengan suara - suara belia seluruh dunia untuk dijadikan 'kompas' bagi Bapa Suci dan para Uskup seluruh dunia dalam Synod on Youth yang akan diadakan pada October 2018 di Roma. 

Berikut merupakan perjalanan program yang telah dijalankan bermula pada 14 Oktober sehingga 12 November 2017 :

Tempat Lawatan 
Tarikh
St. Martin - Paroki Telupid
14-15 Oktober 2017
St. Francis Of Assisi, Sukang - Misi Paitan
21-22 Oktober 2017
Holy Trinity - Paroki Tawau
4-5 November 2017
St. Mary - Paroki Sandakan
5 November 2017
St. Paul, Ulu Dusun - Paroki Beluran
5 November 2017
St. Nicholas, Tampenau - Paroki Lahad Datu
10-12 November 2017
St. Mark - Paroki Sandakan
12 November 2017
Our Lady Of Fatima - Paroki Beluran
12 November 2017

Aktiviti Ice breaking, mengajak para belia untuk beramah mesra antara sesama
Antara program - program yang ketengahkan adalah sesi Flashback 2017, Synod on Youth, Belia Merantau dan program - program peringkat Keuskupan yang akan diadakan pada tahun 2018.

Dalam sesi Flashback 2017, para belia dibawa untuk mengimbas kembali program - program keuskupan sepanjang tahun 2017. Sesi ini membantu para belia untuk mendapat maklumat bahawa ada program - program yang dianjurkan khusus bagi pemimpin belia dan belia yang berpotensi menjadi pemimpin, belia lepasan sekolah, pelajar kampus dan belia - belia yang berumur 15 tahun sehingga 45 tahun dan setiap program ini mempunyai pengisian yang boleh membantu perkembangan kerohanian dan keperibadian mereka. 

Selain itu sesi Belia Merantau merupakan sesi pendedahan bagi semua belia khususnya yang akan bekerja dan belajar di luar Keuskupan Sandakan. Mereka amat digalakkan dan diingatkan untuk selalu berhubung dengan Tim Kerasulan Belia Paroki masing - masing untuk mendapatkan maklumat dan mengisi borang yang terdapat di pautan beliakl.catholicyouth.my. Ini bertujuan agar para belia mengetahui bahawa Gereja sangat prihatin dan ingin supaya mereka dijaga dan sentiasa mendapat sokongan apabila mereka melanjutkan pelajaran terutama apabila berada jauh dari keluarga dan di luar Sabah.


Beberapa orang antara ahli tim Kerasulan Belia Keuskupan yang membantu untuk memberikan sesi

Sesi utama dalam program turun padang ini adalah Synod On Youth. Sebelum mengisi borang soal kaji selidik yang telah disediakan, mereka terlebih dahulu dikongsikan dengan sedikit makluman mengenai Synod of Bishop dan kenapa Synod on Youth. Synod on Youth yang bertemakan Orang Muda, Iman dan Penghayatan Panggilan merupakan satu ungkapan penjagaan pastoral Gereja untuk orang muda. Tujuannya adalah untuk menemani orang muda dalam perjalanan menuju kematangan melalui proses DISCERNMENT. Agar mereka dapat menemui perancangan untuk kehidupan mereka dan menyedarinya dengan penuh sukacita serta terbuka untuk bertemu dengan Tuhan dan peribadi, serta penyertaan aktif dalam memperbaharui Gereja dan masyarakat. Maka itulah suara - suara belia di seluruh dunia diperlukan agar boleh di bawa ke Sinod Para Uskup, untuk berbincang dan merenung penjagaan pastoral yang terbaik untuk belia di zaman ini.

Pengisian borang kaji selidik secara online dan secara bertulis

Diakhir program, para belia disajikan dengan program - program peringkat Keuskupan yang akan diadakan pada tahun 2018. Antaranya adalah Youth Leader's Camp (YLC) 6, YouthPrepLink (YPL) 8, Catholic Campus Students' Gathering (CCSG) dan Temasya Belia Katolik Keuskupan Sandakan yang pertama. 

Pihak Komisi Kerasulan Belia Keuskupan ingin mengambil kesempatan untuk mengucapkan terima kasih kepada Rev. Fr. Sunny Chung, Sr. Lilian Unsoh, fsic dan semua ahli Tim Komisi Kerasulan Belia Keuskupan, Tim Kerasulan Belia Paroki dan Tim Kerasulan Belia Katolik kerana sokongan mereka dalam program ini. 

Bersama para belia Paroki Beluran  - Our Lady Of Fatima 

Program tim DYA 'turun padang' diselit dalam program SPYCAMP, St Paul, Ulu Dusun 
- Paroki Beluran -

Bersama para belia Paroki Sandakan - Katedral St. Mary

Bersama para belia Paroki Sandakan - St. Mark dan St Peter
Bersama para belia St. Francis Of Assisi, Kampung Sukang, Misi Paitan

Program Tim DYA 'turun padang' telah dijadikan sebagai Program Youth Monthly Gathering (YMG) di Paroki Tawau dan merupakan penganjuran siri ke 51. Tahniah!

Bersama para belia Paroki Lahad Datu - St Nicholas Tampenau, Our Lady of Pillar Silam dan St Dominic, Lahad Datu

Bersama para belia Paroki St. Martin, Telupid

Monday, November 20, 2017

Seminar Apologetik: Kebenaran Kristiani

Gambar Oleh: Simon Hendrikus
Artikel Oleh: Farnandes


Lahad Datu: Seminar Apologetik julung kali telah diadakan di Paroki St. Dominic Lahad Datu pada 21 Oktober 2017. Penyampai sesi iaitu Franciscan Sisters of Immaculate Conception dengan kerjasama Komiti Kateketikal Paroki telah berjaya menarik perhatian seramai 210 para umat menghadiri seminar tersebut.
Pentakhtaan Alkitab oleh Rev. Fr. Simon Kontou
Seminar ini diadakan bertujuan membuka minda para umat tentang pentingnya pengetahuan akan agama kita sendiri, berikutan keadaan semasa yang semakin mendesak, para umat seharusnya sedar dan harus mendalami iman dan pengetahuan tentang iman Katolik ini.
Pada masa kini para pelajar sangat terdedah kepada dunia luar dan mereka harus mempunyai pengetahuan dan iman bagi mempertahankan iman Katolik apabila mereka melanjutkan pelajaran mereka di mana-mana institusi pengajian pada masa akan datang.
Sesi "ice-breaking"
Sr. Calista Saliun menyampaikan sesi "Adakah Alkitab dirosakkan?" dan "Adakah Yesus benar-benar disalibkan?"
Antara topik-topik yang telah disampaikan ialah “Apakah itu Apologetik?, Adakah Alkitab dirosakkan?, Adakah umat Kristian menyembah tiga Tuhan?,  Adakah Yesus itu Tuhan?, Adakah Yesus benar-benar disalibkan?”. Para peserta didedahkan apakah itu Apologetik dan sejarah Gereja bagi memahami kebanyakan soalan dan pertikaian dari agama-agama lain pada masa kini tentang agama Katolik.
Sr. Dorothy Aron menyampaikan sesi "Adakah umat Kristian menyembah tiga Tuhan?"
Sr. Evelin Tivit menyampaikan sesi "Apakah iu Apologetika?" dan "Adakah umat Kristian menyembah tiga Tuhan? (bahagian 2)"
Para umat yang hadir pada seminar tersebut diajak untuk tidak mempertikaikan agama orang lain tetapi memahami kebenaran dan logik agama Katolik ini menurut sejarah gereja awal sehingga sekarang dan menurut Alkitab itu sendiri. “Defend our Faith with Love, kita seharusnya menghormati agama orang lain maka orang lain akan menghormati agama kita” demikianlah ungkapan dari Sr. Evelyn Tivit, FSIC ketika ditanya tentang fokus sebenar seminar ini. Seminar pada hari tersebut berakhir lebih kurang jam 5pm.
Sdra. Sebastian menyampaikan cenderahati kepada Sr. Anita

Friday, November 10, 2017

SUMBANGAN WANG SAKU KEPADA PELAJAR MRSM

oleh DS

“Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu.” (Amsal 19:17)

SANDAKAN: Pada 5hb November 2017, dua perwakilan daripada Pusat Pastoral Keuskupan Sandakan telah menyampaikan sumbangan berupa wang tunai kepada enam pelajar Maktab Rendah Sains Mara (MRSM), Sandakan. Penerima-penerima sumbangan ini telah dikenalpasti melalui guru Katolik mereka terlebih dahulu dan acara penyampaian sumbangan diberikan di Gereja St Mark selepas Misa Kudus.
Sumbangan dana ini adalah untuk menambah wang saku para pelajar yang kurang berkemampuan. Bapa Uskup Julius Dusin Gitom dan para kakitangan Pusat Pastoral berharap agar sumbangan ini dapat memberi makna dan sukacita kepada mereka.
‘Projek Satu Ringgit Sehari’ merupakan satu projek musim Pra-paska dan Adven yang telah dilaksanakan atas saranan Bapa Uskup Julius kepada kakitangan Pusat Pastoral Keuskupan Sandakan sejak beberapa tahun yang lalu. 
Projek ini dijalankan bertujuan menyalurkan dana yang terkumpul untuk membantu individu dan keluarga-keluarga yang kurang berkemampuan termasuklah golongan pelajar. 
Pada musim pra-paska tahun ini, 11 kakitangan Pusat pastoral Keuskupan Sandakan termasuk Bapa Uskup Julius telah sebulat suara memberikan dana tersebut kepada pelajar-pelajar MRSM yang lebih memerlukan.
Sebagai umat Kristian Katolik, kita amat digalakkan untuk memberi bantuan kepada mereka yang susah dan yang memerlukan. Salah satu cara untuk membantu adalah menderma dalam apa juga bentuk.
Kakitangan Pusat Pastoral Keuskupan Sandakan akan terus mempraktikkan amalan ini terutama sekali pada musim Pra-paska dan Adven.

CATHOLIC APOLOGETICS

New Advent