Search This Blog

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Translate

Wednesday, April 4, 2012

MINGGU PALMA MULANYA MINGGU SUCI

YESUS MEMASUKI KOTA YERUSALEM DENGAN MENUNGGANGI KELEDAI telah memenuhi nubuat tentang diri-Nya seperti yang tertulis di Kitab Zakaria 9:9 (“Bersoraklah dengan nyaring hai putri Sion, bersorak-sorak lah hai putri Yerusalem! Lihat rajamu datang kepadamu; Ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.”)

Pada masa itu, jalan yang dilalui oleh Yesus di tutupi dengan daun-daun palma. Semua orang bersorak-sorakan memanggil nama-Nya sebagai anak keturunan Raja Daud sambil melambai-lambaikan daun palma. Orang-orang berteriak “Hosana!” yang bermaksud, “Selamatkanlah Kami!”.

Mereka yakin bahawa Yesus lah raja dan mampu melepaskan mereka dari penjajahan bangsa Romawi dan Yerusalem akan menjadi kota orang Yahudi.
Umat beriman Katedral St. Mary Sandakan berkumpul di luar bangunan gereja dengan membawa daun palma. Paderi Paroki Rev. Fr. Thomas Makajil dengan jubah merah mendupai dan memberkati palma seterusnya bersama jemaat sambil bernyanyi serta berarak menuju ke dalam bangunan gereja.

Minggu suci atau minggu kesengsaraan ini dirayakan setiap tahun bagi mengenang misteri paska Tuhan Yesus, iaitu sengsara dan kebangkitan-Nya. Peristiwa ini terjadi dahulu di Yerusalem dan kini di gereja.

Sebelum pemberkatan paderi telah menyampaikan bacaan INJIL Yohanes 12: 12-16.

Sementara itu sempena dengan Minggu Palma juga adalah merupakan Perayaan Hari Belia Sedunia kali yang ke-27 akan disambut oleh para belia di seluruh dunia. Tema pada tahun ini ialah "Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!" (Filipi 4: 4). Belia Katedral St. Mary Sandakan tidak ketinggalan untuk mengadakan perhimpunan sepanjang hari tersebut dengan membuat respon kepada  mesej daripada Santi Papa kepada kaum muda (klik) melalui 'perkongsian kumpulan' .
Bacaan I: Kitab Yesaya 50: 4-7 "Aku tidak memalingkan wajahku dari cercaan, dan aku yakin takkan dipermalukan."
Bacaan II Surat Filipi 2: 6-11 "Yesus merendahkan diri, maka Allah mengagungkan-Nya"
Kisah sengsara menurut Injil Markus 14:1-15:47
Doa-doa telah dipanjat kepada mereka yang menderita, dihina, dianiaya dan difitnah kerana imannya agar mendapat pembebasan. Kepada pemimpin masyarakat agar tetap tabah untuk memperjuangkan kesejahteraan umum dan jangan tergoda oleh kepentingan diri sendiri. Mereka yang sedang menghadapi penderitaan agar dengan rela mempersatukan kemalangannya dengan penderitaan Kristus. Bagi diri sendiri yang sedang memikul salib sendiri agar dapat mengikuti jejak Kristus.



Soccom

No comments:

Post a Comment

Solemn Charge ~ Year of Faith - Read the Catechism Of the Catholic Church in a Year

Gadget

This content is not yet available over encrypted connections.

Mengikuti Jejak Kristus

Mengetahui dan Mengasihi iman Katolik

CATHOLIC APOLOGETICS

New Advent